Fenomena ini adalah fenomena yang kemungkinan terjadi di semua tempat. Bagi yang biasa melewati jalan raya setiap hari pasti pernah terkejut karena ada angkot atau bus yang berhenti mendadak. Entah karena ada yang menyetop atau karena ingin menurunkan penumpang. Terkadang angkot berhenti seenaknya saja di tengah jalan atau tiba-tiba menepi dengan mendadak. Hal ini terkadang membuat pengendara lain kaget yang pada akhirnya bisa saja menimbulkan kecelakaan.

Sebenarnya siapa yang salah? apakah pak sopir yang salah? atau penumpang kah yang salah? atau malah kedua duanya yang salah?

Pak sopir berhenti karena ada calon penumpang yang menyetop, si calon penumpang juga menyetop karena kendaraan yang akan dinaikinya lewat. Jadi bagaimana ini? semuanya punya kepentingan, pak sopir mengejar setoran sedang calon penumpang ingin cepat sampai tujuan. Pak sopir juga biasa berhenti mendadak jika ada penumpang yang ingin turun. Kebiasaan para penumpang adalah tiba-tiba saat ingin turun, sehingga mau tidak mau pak sopir harus mengerem kendaraan meskipun sedang ada di tengah jalan raya.

Halte?? bukan penyelesaian, karena halte adanya hanya di tempat-tempat tertentu sedang calon penumpang bisa ada dimana saja dan lebih banyak orang yang malas menuju ke halte jika letaknya jauh dari rumahnya. Halte juga terkadang malah menimbulkan kemacetan karena kendaraan umum banyak yang ngetem.

Susah memang, siapa menyalahkan siapa, tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar.

Meskipun begitu karena hal ini sudah menjadi makanan sehari-hari para pengguna jalan, maka biasanya mereka sudah maklum, paling-paling hanya keluar sumpah serapah saja.