Objek Penderita Rokok
Rokok? sebuah benda kecil nan mahal dan selalu disia-siakan. Kenapa disia-siakan? Karena sudah dibeli dengan harga yang mahal, untuk sebagian orang lo, setelah itu dibakar dan dibuang. Sayang sekali kan. Rokok merupakan dagangan yang paling laris, setidaknya menurut saya. Dimanapun dijual, dikota, didesa, ditoko, dihotel, rokok pasti laku.
Sebenarnya apa sih yang didapat dari rokok? Semua juga juga tahu bahwa rokok membawa dampak buruk bagi kesehatan. Semua penelitian selalu membuktikan bahwa rokok mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh. Juga berbahaya bagi kantong. Banyak orang yang memilih tidak makan daripada tidak merokok. Luar biasa sekali si rokok ini.
Sebenarnya ada tidak sih manfaat dari rokok ini? Mungkin secara kesehatan tidak ada manfaat tetapi menurut para perokok selalu ada manfaat dari rokok. Misalnya saja membuat tidak mengantuk (bagi para pekerja malam tentu sangat berguna), bisa menambah semangat (entah semangat yang seperti apa saya juga tidak tahu), melupakan masalah yang sedang dihadapi meskipun nanti kalau sudah ingat stress lagi. Jadi bisa dibilang manfaat dari merokok hanya dilihat dari opini saja bukan berdasar fakta atau penelitian para ahli.
Rokok sebenarnya sangatlah merugikan, bukan hanya bagi perokok tetapi juga bagi orang-orang disekitarnya. Tadi pagi saya mendapat kosakata baru dari mas vetamandra (kroner bantul, jogja) yang menyebut saya sebagai ?objek penderita?. Dan saat saya piker-pikir ternyata memang benar. Saya bukan perokok tetapi saat berada di dekat orang yang merokok mau tidak mau saya harus menghirup asap rokoknya juga. Jangan berpikiran wah ngirit dong gak perlu berli bias ngisep asapnya, weis sapa mau ngisep penyakit. Hehehehehe. Sungguh menyedihkan memang bahwa selama ini saya selalu menghirup zat-zat berbahaya yang terkandung pada rokok tanpa bisa berbuat apa-apa, hanya bisa pasrah saja.
Kesimpulannya tetaplah merokok bagi yang tidak bisa meninggalkan rokok. Dan tidak usah merokok bagi diri saya pribadi.
Jangan marah bagi para perokok karena niat saya bukanlah membuat anda marah. Ini hanya merupakan pemikiran saya saja yang merasa dirugikan sebagai objek penderita rokok.

Post a comment