Huh gara-gara kurang mengikuti perkembangan jaman *halah* kena batunya deh jadinya :). Tadi pas upload website ternyata ajax nya, yang digunakan untuk me load beberapa data, gak jalan di IE dan Opera tetapi jalan normal jika menggunakan Firefox dan safari, opo tumon, dadi mumet, secara tukang coder amatiran, jadi kalau kena bug dikit aja jadi mumet :D

Kebetulan untuk ajaxnya, lagi-lagi karena amatiran, dipakelah mootools sebagai frameworknya. Pertamanya sih niatnya pengen cari0cari referensi ke website/forumnya mootools, eh baru ngeh kok tampilan websitenya berbeda. Dulu kalo gak salah didominasi oleh warna gelap tape sekarang terlihat lebih cerah :). Setelah baca-baca ternyata mootools versi baru sudah muncul, yaitu versi 1.2. Dan ada klaim seperti ini :

MooTools is compatible and fully tested with Safari 2+, Internet Explorer 6+, Firefox 2+Opera 9+. (and browsers based on gecko)

Akhirnya diputuskan untuk mencoba versi 1.2 ini (sebelumnya kugunakan versi 1.11). Setelah download dan dipasang di skrip yang sebelumnya menggunakan versi 1.11 eh malah jadi gak jalan sama sekali. Di browser apapun jadi gak jalan skripnya. Di cek pake firebug error dimana-mana. Waaaaaa sempet bingung deh jadinya.

Kemudian nyari-nyari referensi di internet *ya iyalah masak di tempat sampah* :) (ada smiley lho). Ternyata ada beberapa perubahan pada mootools versi 1.2 ini dibandingkan versi yang kupake sebelumnya. Contohnya saja, jika sebelumnya untuk memanfaatkan ajax bisa menggunakan class Ajax maka pada versi 1.2 ini menggunakan class Request atau fungsi setStyle dan setHTML yang sudah tidak ada, dan digantikan set({’styles:{}’}) dan set(’html’,).

Akhirnya harus merubah beberapa baris skrip agar ajax bisa jalan lagi dengan sempurna. weeeeeeew