Kira-kira perlu gak ya dibikin peraturan agar manusia tidak membuang ludah sembarangan? Soalnya kok rasanya gimana gitu kalau lihat orang yang dengan santainya meludah di tempat umum. Kayak gak menghormati orang lain gitu.

Okelah ludah memang punya sendiri, dihasilkan oleh lidah sendiri. Tapi mbok ya lihat sikon, lihat kiri-kanan, pantes gak kalau dibuang sembarangan. Siapa tahu ada orang yang jijik kalau ngeliat orang meludah sembarangan kayak saya ini. Bukan mau menyalahkan orang meludah, gak lah, meludah itu memang alami dan tidak bisa dihalang-halangi. Tapi sekali lagi, liat sikon liat keadaan. Jangan mentang-mentang punya sendiri terus dibuang sembarangan.

Malah jadi emosi deh. Kejadiannya tadi pagi. Waktu berangkat ke kantor. Sampai disebuah perempatan lampu merah di kota jogja pas lampu merah, otomatis saya berhenti lah daripada ketangkep pak polisi. Mending kalau cuma ketangkep pak polisi kalau nekat bablas terus ketabrak yang dari arah lain kan bisa mbahaya. Kembali ke cerita. Nah ini yang mbikin saya emosi. Di depan saya ada seorang pria, sudah agak berumur, dengan santainya cuih, meludah ke jalan. Aduh ngeliat aja udah jadi mual, eh gak cuma sekali tiba-tiba, cuih, dia ngeludah lagi. Aduh *nepak jidat*.

Coba saja kalau meludahnya di dalam mall dan ketahuan satpam, bisa diomelin tuh orang, untung ditengah jalan dan saya bukan tipe orang yang suka nyari masalah.

Saya sih tidak menyalahkan orang tersebut, karena memang setahu saya pribadi tidak ada peraturan yang melarang buang ludah sembarangan. Tapi sekali lagi mohon lihat sikon dan liat keadaan. Apakah karena berada di tengah jalan, yang notabene jalan tersebut adalah jalan negara yang dibangun dengan uang pajak dari rakyat terus bisa seenaknya saja? kan tidak begitu. Ada etika berhubungan dengan orang lain yang harus dijaga.

Apa memang etika sudah tidak perlu lagi ya? jadi kita bisa seenaknya saja dijalan raya. Kan jalan raya ini, gak ada yang punya, gak ada yang peduli, gak ada yang memperhatikan. Betulkah begitu? ya jelas enggak lah. Karena dijalan raya malah jadi banyak orang lihat banyak orang memperhatikan. “Oh ternyata kayak gitu to kelakuan orang jogja” lah gimana kalau ada orang luar yang kebetulan melihat? “dijalan aja meludah sembarangan, apalagi kalau dirumah ya? jangan main ke jogja lagi lah” waduh bisa mengurangi turis dong?

Bukan mau memperbesar masalah sepele, tapi kan bisa saja hal itu terjadi. ;)