just I or ME

setitik harapan nun jauh disana

Archive for the ‘kuliner’


Rasa Makanan Adalah Segalanya

Sejenak saya berpikir judul tulisan saya buat mirip dengan iklan sebuah alat yang katanya dapat mencegah virus hiv, tapi takut dikira mencari sensasi akhirnya judul itu tidak jadi, dan jadilah seperti ini. Sebenarnya tulisan ini adalah bagian kedua dari tulisan “Standar Harga Makanan di Pantura”

Pada tulisan pertama “Standar Harga Makanan di Pantura” jelas sekali tentang harga yang menurut saya mahal, dan pada kesempatan ini yang akan saya tulis adalah mengenai makanannya. Untuk tempat sebenarnya dari berbagai rumah makan yang pernah saya singgahi nyaris tidak ada masalah. Relatif bersih dan nyaman, serta yang paling penting menyediakan mushola dan toilet. Untuk pegawai pun tidak ada masalah dan rata-rata ramah-ramah.

Yang menjadi keluhan saya adalah mengenai makanan yang dijual. Bukan karena kurang lengkap, sangat lengkap malah menurut saya. Yang jadi masalah adalah cita rasa makananya. Dan lagi ini adalah menurut saya pribadi, entah kalau menurut orang lain.

(more…)

Standar Harga Makanan Di Pantura

Pernah denger tentang pantura? Pantura adalah kependekan dari pantai utara jawa. Istilah pantura biasa diberikan untuk jalur lalu lintas mudik melewati jalan-jalan di sepanjang pantai utara jawa.

Sebagai pengguna jalur pantura saat bolak-balik tangerang - jogj, saya asli jogja tapi tinggal di tangerang, sudah tidak perlu dihitung lagi berapa kali melewati pantura. Setidaknya setahun 2 kali lewat pantura. Dalam perjalanan yang memakan waktu sekitar 12 jam tersebut, maklum naik bus. Dalam perjalanan tersebut setidaknya ada satu kali bus beristirahat di rumah makan, ya di rumah makan bukan di restoran, hehehehe. Saat itulah waktu untuk mengisi perut bagi penumpang, pak sopir dan pak kernet (belum pernah naik bus yang kernet dan sopirnya bu) yang tidak membawa makanan sendiri kalo yang bawa ya bisa makan saat bus sedang berjalan.

Entah sudah berapa rumah makan juga yang saya singgahi, maklum dari dulu sering ganti-ganti perusahaan bus. Yang jelas ada satu persamaan dari rumah makan - rumah makan tersebut. Yaitu masalah harga. Harga makan nasi plus lauk di berbagai rumah makan tersebut menurut saya cukup mahal, gak tau kalo menurut orang lain. Saya tidak tahu bagaimana para kasir di rumah makan tersebut memberi harga. Sering saya jumpai bahwa si kasir tersebut tidak menghitung, hanya melihat apa yang ada di piring dia langsung mematok harga. Mungkin juga saking seringnya jadi otaknya cepet banget dalam menghitung, hehehehe. Ada juga yang menggunakan mesin kasir tapi yang ditulis langsung jumlah total bukan, misalnya, nasi berapa, daging berapa, minum berapa dan seterusnya.

(more…)

Tempat Makan Favorit Di Jogja

Hari ini aku sampai di jogja untuk mengikuti acara KPLI Meeting hari minggu besok. Selain itu ada misi kuliner di jogja, yaitu dengan mengunjungi beberapa tempat makanan favoritku, yang beberapa diantaranya sudah kukunjungi sejak masih sekolah di jogja.

Setidaknya ada beberapa tempat makan favoritku di jogja, bukan restoran besar tetapi setidaknya tempat-tempat tersebut menyediakan lingkungan dan makanan yang nyaman.

1. Bakso Campursari, Kromodangsan

2. Es buah PK jalan Godean

3. Warung Steak WS (mahasiswa jogja pasti tahu)

4. Cap cay di jalan AM Sangaji

5. Lembah UGM

6. Denggung, mirip lembah UGM, biasanya aku beli rujak es eskrim disini. (more…)