Anime One Piece Kena Teguran
Kemarin sore liat berita di tipi tentang beberapa acara televisi yang dianggap kurang pantes ditayangkan. Berikut kutipan dari http://www.kapanlagi.com/h/0000237823.html
Ada pun program-program yang dievaluasi adalah program tayangan pada 1-13 Mei 2008.
Pemantauan
program dilakukan oleh 11 orang analis dari KPI dan ditetapkan
berdasarkan evaluasi tim panelis independen yang diketuai oleh Prof Dr
Arief Rahman, Wakil Ketua Dedy Nur Hidayat, Seto Mulyadi, Nina Armando,
Bobby Guntarto dan Razaini Taher.“Suatu tayangan dinilai
bermasalah apabila mengandung unsur kekerasan (fisik dan psikologis)
baik dalam bentuk tindakan verbal maupun nonverbal, pelecehan terhadap
kelompok masyarakat maupun individual,” kata Yazirwan, mantan Dirut
TVRI tersebut .Menurut Nina Armando yang merupakan psikolog anak, tayangan-tayangan tersebut - Extravaganza, Ngelenong Nyok, One Piece, dan Suami-suami Takut Istri
- jelas-jelas selain melanggar pasal 36 (1) UU 32 Tahun 2002, pasal 36
(3) dan pasal 36 (6), juga berpotensi merusak moral anak-anak.“Tayangan-tayangan
itu bisa merusak moral anak-anak, remaja, melecehkan kaum perempuan,
tidak mendidik serta melanggar etika dan norma-norma kesopanan dan
kesusilaan,” kata Nina.Ia menjelaskan, Extravaganza
tayang Sabtu dan Senin pukul 19.00-21.00 WIB misalnya mengandung muatan
vulgar, menyiratkan seks, dengan melecehkan perempuan, sehingga tidak
pantas ditampilkan pada jam tayang petang, saat anak-anak masih banyak
menonton televisi,” ujarnya.Demikian halnya dengan Ngelenong Nyok
tayang Senin-Jumat pukul 08.00-09.00 WIB, dinilai selain mengandung
muatan yang vulgar atau mesum juga banyak menampilkan adegan melecehkan
orang lain terutama kelompok waria, dan kelompok dengan ukuran/bentuk
fisik yang di luar normal.Tayangan One Piece
Global TV tayang Senin-Jumat pukul 08.00 dan 17.30 WIB dan Sabtu-Minggu
pukul 08.30 dan 17.30 WIB dinilai menampilkan kekerasan secara
ekspresif, dan seringkali disertai darah yang terlihat jelas akibat
kekerasan itu, serta menyuguhkan karakter-karakter perempuan yang
berpenampilan sensual.“Tayangan seperti One Piece ini selayaknya tidak masuk dalam kategori film anak meskipun penyajiannya dalam bentuk kartun,” kata Nina.
Sedangkan tayangan Suami-suami Takut Istri Trans TV, Senin-Jumat pukul 18.00-19.00 WIB, banyak mengangkat tema dewasa namun menampilkan kata-kata kasar (verbal violence)
yang melecehkan orang lain serta menampilkan bentuk kekerasan dalam
rumah tangga (KDRT), dalam hal ini kekerasan istri terhadap suami.
Baru nyadar ternyata ektravaganza, ngelenong yok dan suami2 takut istri juga kena teguran. Extravaganza bahkan sudah teguran ketiga, weleh-weleh.
Kalau menurutku secara pribadi memang wajar kartun one piece kena teguran, soalnya one piece itu bukan ditujukan untuk anak-anak, banyak adegan sadis dan agak2 terbuka. Jadi ya mending baca manganya aja di internet. Jadi setuju sekali dengan “Tayangan seperti One Piece ini selayaknya tidak masuk dalam kategori film anak meskipun penyajiannya dalam bentuk kartun” one piece memang bukan tayangan untuk anak-anak.
