Internet Anak Kecil Dan Pornografi
Beberapa hari yang lalu saya mendengar sebuah cerita, ada seorang anak kecil kelas 3 SD ya kira-kira berumur sekitar 8 tahun yang keranjingan main internet di warnet. Kebetulan rumahnya berada di daerah jogja pinggiran yang memang baru beberapa bulan tersentuh internet. Tampaknya memang bagus ada seorang anak, tinggal bukan di kota tetapi sudah rajin ke warnet. Tetapi nanti dulu, denger dulu kelanjutan ceritanya. Ternyata anak tersebut ke warnet hanya untuk melihat yang porno-porno entah itu gambar atau video, pokoknya yang xxx. Kebetulan sekali warnet tersebut, seperti kebanyakan warnet di jogja, kalau gak seluruhnya malah, memasang sekat tertutup sehingga berbentuk seperti bilik untuk setiap komputer, sehingga orang lain tidak bisa melihat apa yang kita lakukan di dalam bilik warnet. dengan begitu si anak leluasa untuk melakukan apa yang dia suka yaitu menonton gambar atau video porno.
Internet memang telah banyak membantu manusia dalam berbagai hal tetapi perlu diingat bahwa internet laksana sebuah pisau yang memiliki 2 sisi yang sama tajam. Jika digunakan untuk tujuan baik maka akan baik tetapi sebaliknya jika digunakan untuk tujuan gak baik ya hasilnya gak akan baik.
Sebenarnya siapa yang salah? si anak kecil yang suka nonton? internet yang terlalu vulgar? atau warnet yang tertutup rapat? Lebih baik tidak usah mencari siapa kambing hitam, tetapi bagaimana agar hal seperti itu tidak terjadi pada anak-anak lain.
