just I or ME

setitik harapan nun jauh disana


Kopdar Kroner Jogja Jilid 2

Malem minggu kemarin (2 Agustus 2008) kroner jogja mengadakan kopdar yang bertempat di Bardosono Futsal, Janturan.

Daftar kroner yang menghadiri
1. vetamandra
2. masrifqi
3. iorme dan vga
4. sigitsanyoto
5. oniichan
6. manda
7. agungxtwo
8. enggaraguilera
9. bimasakti

dengan bintang tamu
1. tuxer
2. Ghan

Ada yang belum kesebut gak ya?

Acaranya sih yang jelas biar bisa bertemu dengan 2 bintang tamu kita tersebut, saya dan vga datang sekitar jam 7-an, terus ngobrol-ngobrol ngalor ngidul bareng para kroner yang lain. Tetapi kasihan tuxer, entah karena gak ngerti bahasa jawa atau emang dasare pendiem atau memang sedang ngantuk, dia gak banyak omong. Nyampe pada di ledekin tetep diem aja :)) sedang Ghan dengan asyiknya memamerkan kamera barunya yang gosipnya masih trial version itu. Biasalah kalau kroner ngumpul isinya ya ngobrol disambil ngekron dan ada yang plus ngeplurk juga.

Bener-bener gak nyangka kalau tuxer itu pendiem :-? jangan-jangan lagi jaim karena ada maunya :p berbeda dengan Ghan yang langsung sibuk ngobrol plus poto-poto.

Kemudian sekitar jam 9 para kroner berangkat untuk makan malam di pakualaman, dan saya dengan berat hati harus pulang karena sudah malam dan rumah saya jauh di ujung utara jogja :D.

Jogja dan Kulit Hitam

Salah kaprah, kulitku tidak hitam tapi orang-orang biasa menyebut hitam. Padahal orang negro afrika aja sepertinya tidak ada yang bener-bener hitam. Paling-paling hanya coklat tua. Apalagi diriku yang orang jawa asli, gak mungkin hitam, tiiiiidaaaaaaaaaaaaak, paling mentok ya coklat. Tapi ya manut aja mau disebut hitam ya gak apa-apa, disyukuri aja yang penting hatinya gak hitam :)) .

Ada satu hal yang selalu dan sudah lama kujadikan semacam riset yang hasilnya tidak bisa dipertanggung jawabkan kepada siapa-siapa. Jika tinggal di tangerang biasanya kulitku akan berwarna coklat agak terang, agak lo jadi masih tetep gelap.  Entah pengaruh apa, cuaca, udara atau mungkin ac (padahal gak punya ac dirumah). Tetapi saat berada di jogja, gak usah lama-lama, seminggu saja maka kulitku akan langsung berwarna coklat tua nan gelap bagai mendung yang hampir menumpahkan badai *halah*. Mungkin karena kebanyakan pergi keluar, jalan-jalan dan muter-muter gak karuan.

Kayaknya itu pengaruh tinggal di kaki gunung, sehingga menyebabkan intensitas cahaya yang mengenai kulit lebih kuat daripada sehingga saat tinggal di tangerang.  Selain itu ditambah kebiasaan tidak pernah memakai sarung tangan juga membuat bagian tangan menjadi belang yang tidak seperti macan.

Tapi gak ada masalah, karena memang dasar warna kulitku sudah dari dulu ya seperti ini jadi tidak perlu dipermasalahkan.

[cere_4bhe] gembiraloka riwayatmu kini

Beberapa hari yang lalu  di milis cere_4bhe, salah seorang  teman yang kebetulan bekerja di sebuah stasiun televisi swasta untuk acara jalan-jalan :) menuliskan sebuah pengalaman tentang kebun binatang gembira loka.

teman, saat aku liputan di gembira loka, sekitar bulan november lalu, tau nggak betapa aku sangat terkejut (mendramatisir bangets ya) saat masuk aku udah ditodong sejumlah uang untuk meliput (padahal biasanya kami gratis klo meliput ya kan sama2 diuntungkan, tapi mereka minta bayaran per penanggung jawab Rp. 100.000, terus per pawang Rp. 75.000-klo pawang si kagak apa2 biasanya juga kami kasih tip) tapi betapa memalukan sebagai orang jogja mereka dengan terang2an minta biaya dulu baru boleh melipu, dan ketika masuk atagadragon tempatnya sangat jauh berbeda dengan gembiraloka dulu, kotor, tak terawat, satwa2 terlihat kelaparan (pokonya menyedihkan banget). menurut analisa ku ni ya, gembira loka mengalami penurunan drastis mungkin juga karena kurang berbenah diri n seperti kejadian aku tadi, ada org mo ngeliput eh dimintain duit, yo do males terus akhirnya pada tidak tahu tentang gembira loka… dan yang paling edan pas kami meliput tak ada seorangpun yang menjadi pemandu gila kagak, untung aku wong jogja wis tau mrono, yo walopun kita agak kesasar gt…
bukan mau membandingkan ya, tetapi lain banget ketika kami liputan di kebun binatang atau taman satwa atau sejenislah, … huh jauh banget, karena org2 tersebut sadar strategi marketing yang saling menguntungkan gt…. aku sampai malu sama teman satu tim ku, gembira loka yang dikantor aku promosi2kan ternyata sangat mengecewakan…… ayo benahi Jogja jangan sampai jadi seperti gembira loka yang hampir tak dikenali lagi
selamat berjuang untuk jogja